
KEHIDUPAN Mak Jua (77), warga Kampung Cibogo RT 03/RW 03, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat menarik simpati sejumlah kalangan. Meski hidup sebatang kara di bawah garis kemiskinan, Mak Jua ternyata tak pernah mendapat bantuan dari pemerintah.
Salah satunya dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat Ida Widaningsih. Wakil rakyat ini memberikan bantuan berupa paket sembako dan uang kadeudeuh.
“Kehidupan Mak Jua memang sangat memperhatikan. Apa yang digambarkan oleh media sama dengan kenyataan yang saya lihat,” kata Ida Widaningsih yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat, saat berkunjung ke rumah Mak Jua, Jumat (5/6/2020).
Ia mengingatkan kepada pihak-pihak terkait untuk memberikan haknya Mak Jua yang seharusnya mendapatkan seluruh program jaring pengaman sosial pemerintah. Termasuk perbaikan rumah tinggalnya untuk menjadi layak tinggal.
“Ini yang menjadi pertanyaan saya, kenapa orang seperti Mak Jua selalu terlewatkan dari program bantuan. Padahal jelas-jelas hidupnya sebatang kara, dilihat dari kondisi rumah tinggalnya saja sangatlah memprihatinkan,” tuturnya.
Oleh karena itu, ia meminta kepada RT/RW, desa, kecamatan harus turun langsung melihat kondisi Mak Jua. Segera masukan namanya dalam daftar penerima program jaring pengaman sosial.
“Ibu ini sangat layak menerima bantuan,” ucapnya. Kehidupan Mak Jua memang memprihatinkan, disaat berbagai bantuan dari pemerintah mengalir ke warga yang terdampak Covid-19, justru Mak Jua terlewatkan. Padahal, dengan kondisinya yang seperti ini, ia seharusnya layak mendapatkan bantuan untuk menyambung kehidupannya. “Sampai saat ini, belum pernah dapat bantuan dari pemerintah. Sembako, tunai atau apapun bentuknya, si nenek belum pernah dapat bantuan tuh,” ujar Ketua Forum Masyarakat Peduli Citalem, Agus Gunawan. U
ntuk makan sehari-hari, Mak Jua hanya mengandalkan bantuan dari tokoh agama dan warga setempat. Agus tidak mengerti penyebab Mak Jua tidak tersentuh bantuan dari pemerintah. Oleh karena itu, ia mencoba mengetuk para dermawan agar peduli nasib Mak Jua. Agus berharap, ada bantuan untuk memperbaiki rumah Mak Jua yang sudah reyot karena khawatir rumahnya roboh akibat dimakan usia.
Sumber : https://www.galamedianews.com/bandung-raya/259717/kisah-mak-jua-warga-kbb-yang-tak-pernah-tersentuh-bantuan-pemerintah.html






