
BANDUNG,- DPD PDI Perjuangan Jawa Barat membagikan ribuan nasi bungkus kepada masyarakat terdampak covid-19.
Tak hanya itu, partai berlambang banteng moncong putih ini juga menyediakan isi ulang atau refill hand sanitizer untuk masyarakat di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung, Selasa (21/4).
“Kami membagikan ribuan nasi bungkus untuk masyarakat terdampak covid-19. Gugus Tugas PDI-P di semua daerah juga diinstruksikan mendirikan Dapur Umum/Warung Rakyat dan membagikan nasi bungkus setiap Selasa dan Jumat atau Sejuli,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ketut Sustiawan.
Kegiatan ini, kata Ketut, merupakan komitmen PDI Perjuangan sebagai partai wong cilik yang selalu ada bersama rakyat di masa pandemi covid-19.
Ketut menambahkan, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh kader bergotong royong mendampingi rakyat di masa sulit ini.
“Kami rutin mengelar rapat koordinasi melalui video conference bersama seluruh pengurus DPD, DPC, anggota DPRD Kabupaten/Kota serta DPRD Provinsi Jabar sebagai perwujudan partai hadir di tengah rakyat,” tegas Ketut.
Rakor ini, kata Ketut, dilakukan untuk mensolidkan gerakan gotong royong lawan covid 19 sesuai arahan DPP PDI Perjuangan yang disampaikan Ketua DPP Bidang Organisasi dan Keanggotaan Sukur Nababan.
Selain itu, kata Ketut, pihaknya mendorong agar Gugus Tugas Gotong Royong Lawan Covid 19 yang didirikan oleh DPC Partai di 27 Kota/Kabupaten juga turut mengawasi validasi data calon penerima bantuan covid-19.
“Gugus Tugas Gotong Royong yang dibentuk di 27 kota kabupaten ini kan tugasnya melakukan advokasi kepada rakyat berkategori miskin dan miskin baru (misbar) yang tidak masuk dalam pendataan Penerima Bantuan Sosial baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten,” tuturnya.
Ketut menilai proses pendataan masyarakat calon penerima bantuan dan Data Pandemi Covid 19 di Jawa Barat masih belum akurat.
Ia menegaskan, masih ada data yang tumpang tindih dan banyak masyarakat dengan kategori miskin baru yang tidak masuk pendataan.
“Masyarakat penerima bantuan sosial harus tepat sasaran. Jangan sampai masyarakat yang justru sangat membutuhkan bantuan malah tak kebagian,” tegasnya.
Ketut menambahkan, PDI Perjuangan sebagai partai politik memiliki tugas yang besar dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan, dalam perjuangan politik faktor kemanusiaan menjadi prioritas paling atas.
“Ini tanggung jawab kita semua sebagai bangsa. Mari bersama-sama melawan covid-19, mudah-mudahan pandemi ini segera dapat teratasi,” tandasnya. (nie/*)












