
BANDUNG,- Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono membuka kegiatan final Musabaqah Hidzhil Quran (MHQ) tingkat SLTP Sederajat, SLTA Sederajat dan umum, Sabtu (15/8).
Kegiatan MHQ ini dilaksanakan masih dalam rangkaian HUT ke-47 partai berlambang banteng moncong putih ini sekaligus memperingati HUT RI ke-75.
“Rangkaian kegiatannya sebenarnya sudah dilaksanakan sejak bulan Februari dan mestinya Maret sudah selesai. Tetapi karena covid-19 MHQ ini baru dilaksanakan lagi saat ini, tentunya dengan protokol kesehatan yang cukup ketat dan menghindari kerumunan,” kata Ono saat memberikan sambutan dalam pembukaan final Musabaqah Hidzhil Quran (MHQ) di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Jalan Pelajar Pejuang 45 Kota Bandung, Sabtu (15/8).
Ono mengatakan MHQ bertujuan untuk membantu pemerintah mencetak kader-kader bangsa yang ahlakul khorimah yang mempunyai prinsip dasar islam lil alamin.
Selain itu, kata Ono, dengan MHQ ini PDI Perjuangan juga mendorong masyarakat untuk selalu membaca, mencintai dan mengamalkan kitab suci Al Quran yang merupakan pegangan hidup bagi umat Islam.
“Kami berharap agar MHQ juga dapat meningkatkan keimanan dan membangun silaturahmi sesama umat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar anggota Komisi IV DPR RI ini.
Ono juga berharap agar MHQ akan digelar secara rutin setiap tahun dengan melibatkan seluruh DPC PDI Perjuangan di 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat.
Ia mengungkapkan dengan kegiatan ini juga dapat membangkitkan semangat masyarakat khususnya umat Islam untuk menghapal Al Quran.
“Pandemi covid-19 tak menghalangi kita untuk berkegiatan asal tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” tandasnya.
Sementara Ketua Panitia MHQ Muhammad Jaenuddin mengatakan sebanyak 120 peserta dari 25 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat mengikuti semifinal MHQ ini.
Para peserta sebelumnya telah mengikuti penjaringan di masing-masing DPC PDI Perjuangan.
“Kami sangat mengapresiasi karena antusias masyarakat yang cukup tinggi untuk ikut MHQ,” katanya.
Hal ini, kata dia, terbukti dari jumlah pendaftar di masing-masing kota/kabupaten yang cukup membludak.
“Materi lomba yang diberikan dalam bentuk hapalan surat, sambung ayat, tebak ayat dan surat. Dari semifinal ini akan disaring lagi untuk masuk final sebanyak 5 peserta,” ujar dia.
Untuk para pemenang, PDI Perjuangan juga telah menyiapkan hadiah diantaranya dana pembinaan dan beasiswa untuk kategori SLTP Sederajat dan SLTA Sederajat.
“Untuk kategori umum pemenang utama akan mendapat hadiah umrah,” tandasnya.
Dalam final tampak hadir Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei, Ketua Persis Jabar, jajaran PWNU dan IPNU serta Sekretaris DPD Ketut Sustiawan. (nie/*)












