
KOTA BANDUNG — Kondisi dunia seni dan budaya khususnya di Jawa Barat mendapat perhatian dari Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Ronal Surapradja.
Cawagub nomor urut 2 dari Partai PDI Perjuangan ini menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap pelaku seni dan budaya.
Hal tersebut seperti dikatakan Ronal saat menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Komplek Perum Cijerah 1, Kota Bandung, Sabtu ,(28/09/2024).
Menurutnya, hingga saat ini pelaku seni dan budaya di Jawa Barat belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Baik pemerintah provinsi, kabupaten dan kota.
“Saya juga seniman kok. Sampai hari ini seniman tidak ada sertifikasi profesinya. Ada yang sudah berkarir 30, 40, bahkan 50 tahun itu mungkin kalau secara akademis mungkin sudah selevel S3 kali, tapi tidak ada sertifikat profesinya,”katanya.
Sebagai seorang seniman, Cawagub Jabar ini sangat tahu tentang kondisi para pelaku seni dan budaya saat ini. Hal itu pula yang membuatnya terdorong untuk mengusahakan agar para pelaku seni dan budaya ini diakui keberadaanya.
“Banyak temen-temen seniman bahkan untuk mengajukan kredit aja sulit karena tidak punya gaji tetap dan lain sebagainya. Saya kira saya melihat dari sudut pandang saya sebagai seorang seniman. Insyaallah nanti salah satu program kami adalah mengusahakan sertifikasi untuk profesi-profesi yang selama ini tidak diakui, belum ada tepatnya, seperti seniman,”tuturnya.
Ronal mengatakan, hal ini penting mengingat seni dan budaya merupakan warisan yang harus di jaga dan dilestarikan agar generasi selanjutnya bisa mengenal tentang kebesaran Jawa Barat yang memiliki kesenian dan kebudayaan yang sangat luar biasa.
“Supaya bisa lebih diperhatikan, karena bagaimana pun seni dan budaya adalah peninggalan leluhur kita yang harus dilestarikan, harus dijaga bentuk seninya maupun para pelakunya. Tenang saja, saya orang seni, saya akan dorong itu sebagai sebuah kebijakan,”ungkapnya. *







