
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM menghadiri Training Of Trainers Pendamping Korporasi Petani yang diselenggarakan oleh Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat digelar disejumlah titik yaitu di Kabupaten Subang yang digelar di aula dinas pertanian Kabupaten Subang, Rabu 4 Oktober, kemudian Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang, Kamis 5 Oktober dan di Kabupaten Majalengka, Rabu 11 Oktober 2023.
Menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, Ineu mengapresiasi dan memberikan arahan kepada para penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Sumedang.
“Saya apresiasi kegiatan Training of Trainers Pendamping Korporasi Petani yang digelar Rabu 4 Oktober di Kabupaten Subang kemudian hari ini dilaksakan di Kabupaten Sumedang untuk menambah kompetensi dan menumbuhkan korporasi petani di Jawa Barat, dan terimakasih untuk para penyuluh yang selalu semangat dalam membantu mewujudkan kedaulatan pangan. Harapan saya, baik program dari pusat maupun provinsi harus kita support untuk pertanian yang ada di Kabupaten Sumedang demi kedaulatan pangan,” jelas Ineu saat dikonfirmasi, Kamis 5 Oktober 2023.
Ineu menyampaikan kepada para peserta untuk selalu aktif mengajak dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam membangun pertanian Jawa Barat melalui berbagai program dan kegiatan yang sudah direncanakan pemerintah provinsi Jawa Barat.
“Para penyuluh adalah ujung tombak untuk membantu petani dalam mengelola korporasi pertanian, seperti pengetahuan tentang hukum korporasi, manajemen keuangan dan pemasaran melalui pengetahuan dan keterampilan yang terus berkembang,” imbuh legislator PDI Perjuangan asal Dapil XI Jabar, meliputi Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Subang ini.
Ineu menilai, pendampingan korporasi pertanian dapat membantu petani dalam meningkatkan akses mereka terhadap pasar dan modal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat pertanian secara keseluruhan.
“Pendampingan Korporasi dibutuhkan untuk menguatkan dalam beberapa aspek termasuk pemasaran dan permodalan para petani,” tukasnya.
Sementara, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat dalam sambutannya menyampaikan pentingnya korporasi dalam upaya peningkatan pola pikir dan kesejahteraan petani.
“Harus ada optimisme bagaimana cara membentuk korporasi di Jawa Barat setelah kegiatan ini, di Sumedang sudah ada korporasi ubi jalar, saat yang lain masih bicara konsepsi, Sumedang sudah berjalan, dan akan ada korporasi-korporasi yang lain yang akan ditumbuh kembangkan oleh para penyuluh, tidak hanya untuk ketahanan pangan, namun juga untuk kesejahteraan petani.” Kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Ir. Dadan Hidayat.***
Sumber : Hasanah.id











