Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat DR. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM., melaksanakan kegiatan 4 Pilar Kebangsaan dalam rangka Citra Bhakti Parlemen dalam Sketsa Kebangsaan yang diselenggarakan di Cafe Bukit Azimut, Kota Cirebon, 29 Maret 2022.
Dalam kesempatan yang sama Ineu Purwadewi sekaligus memperingati HUT Banteng Muda Indonesia (BMI) yang ke 22 Tahun.
Ineu meminta generasi muda yang tergabung dalam BMI menjadi motor untuk menyosialisasikan empat pilar kebangsaan.
Sebab, di era globalisasi dan maraknya budaya luar yang masuk harus diimbangi dengan penguatan wawasan kebangsaan.
“Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun kepada Banteng Muda Indonesia ke 22, khususnya DPC BMI Kota Cirebon, semoga tetap menjadi organisasi kepemudaan yang penuh kreativitas dan inovatif menjadi salah satu sayap partai PDI Perjuangan yang handal,” ujar Ineu Purwadewi.
Ia berharap para pengurus dan anggota BMI Kota Cirebon juga bisa menjadi motor untuk menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di daerahnya masing-masing.
“Di era globalisasi sekarang ini dengan maraknya budaya luar yang masuk harus diimbangi dengan penguatan wawasan kebangsaan. Saya berharap para pemuda yang tergabung dengan BMI bisa jadi motor untuk menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di daerah masing-masing,” kata politisi PDI Perjuangan asal Dapil Jabar XI Kabupaten Sumedang Majalengka dan Subang ini.
Menurutnya, empat pilar kebangsaan yang terus disosialisasikan pihaknya dapat memberikan dampak positif bagi penerus bangsa terutama bagi para pemuda BMI Kota Cirebon juga generasi milenial.
Sehingga, mereka dapat mengimplementasikan empat pilar kebangsaan dan juga dapat menjawab tantangan internal dan eksternal.
“Mereka harus bisa menghadapi tantangan dengan hal yang positif. Jangan sampai terkontaminasi. Dan jangan sampai tidak memahami empat pilar kebangsaan,” tuturnya.
Selain itu, Ineu berharap setiap organisasi kepemudaan BMI Kota Cirebon ini bisa memahami empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.
“Jangan kemudian mereka menangkap mentah-mentah informasi dari di luar yang mungkin tidak sesuai dengan etika dan bermasyarakat di kita,” ucapnya.
Ineu menambahkan, sosialisasi empat pilar kebangsaan menjadi bekal terutama bagi milenial untuk hidup berbangsa dan bernegara dengan baik.
“Saat ini kesadaran terhadap pengalaman Pancasila mulai berkurang dan adanya berita hoaks dapat mempengaruhi para generasi muda. Oleh sebab itu, ideologi Pancasila harus digencarkan agar Bangsa Indonesia semakin mantap dengan persatuan dan kesatuan.” Pungkas Ineu.
Sumber: hasanah.id