Ketut: Generasi Muda Perlu Diajak Dialog

Demi memasyarakatkan Pancasila, generasi muda perlu diajak dialog. Namun, metode komunikasi yang digunakan harus tepat agar mendapat hasil yang sesuai sasaran. “Gunakan metoda yang humanis agar anak muda ikut mempunyai tanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” kata Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jabar I Kota Bandung dan Kota Cimahi, Ketut Sustiawan, dalamSosialisasi 4…

Diah Pitaloka: PDI Perjuangan Dukung Penuh RUU Pesantren

Anggota Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka menyambut baik keputusan rapat paripurna menyetujui RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan jadi inisiatif DPR. Dia berharap langkah dewan ini segera direspons oleh pemerintah. “Pemerintah dapat memberikan kotribusi lebih dengan hadirnya UU ini. Melihat peran pesantren sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Indonesia. PDI Perjuangan mendukung penuh…

MUI

Komisi I DPR Minta Pejabat MUI Jelaskan soal Lawatannya ke Israel

Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Istibsyaroh berkunjung menemui Presiden Israel Reuven Rivlin di Tel Aviv. Komisi I DPR meminta Istbsyaroh mengklarifikasi pertemuan tersebut ke publik atau MUI sendiri. “Dalam konteks hadir ibu ini patut dipertanyakan. Apakah atas nama pribadi atau dalam konteks MUI? Kalau konteks pribadi, bisa dipertanyakan, apa mungkin…

Sabuga

PDIP: Seharusnya Tak Boleh Ada Negosiasi Antara Polisi dan Penghadang KKR Sabuga !

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Junico BP Siahaan turut berkomentar terkait aksi penolakan kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani ( KKR ) di Gedung Sabuga, Selasa (6/12). Menurut dia, insiden tersebut disebabkan lembeknya sikap aparat negara terhadap pihak-pihak yang melakukan desakan. “Ini merupakan sebuah proses pembiaran yang sudah berlangsung sejak lama. Negara seharusnya hadir memberikan rasa…

wujud intoleransi

Politikus PDI Perjuangan Nilai Pembubaran Acara Natal di Bandung Wujud Intoleransi

Pembubaran acara Natal di Bandung oleh massa Pembela Ahli Sunnah (PAS) dinilai wujud intoleransi. Pasalnya, pembubaran itu  mengabaikan perjalanan panjang kehidupan kerukunan umat beragama di Indonesia yang merupakan komitmen kebangsaan Indonesia dalam falsafah dasarnya Pancasila. “Saya hanya ingin mengingatkan pesan pendiri bangsa ini, bahwa Indonesia didirikan bukan untuk satu golongan atau satu agama, tapi untuk semua…