130 Views

Jokowi Tegaskan, Infrastruktur adalah Sarana Menyatukan Bangsa


Pembangunan infrastruktur di Indonesia yang gencar dilaksanakan oleh pemerintah saat ini merupakan salah satu sarana untuk mempersatukan bangsa dan membangun hubungan antar-wilayah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan hal itu saat pembukaan pameran Konstruksi Indonesia dan Indonesia Infrastructure Week 2018.

“Pembangunan infrastruktur sekarang adalah pekerjaan besar yang membuat karpet merah untuk Indonesia maju yang bisa mempersatukan bangsa dan membangun konektivitas antar-pulau, provinsi, kota, dan kabupaten,” ucap Jokowi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Menurut dia, pembangunan ini bukan pekerjaan instan yang hasilnya belum tentu bisa langsung dinikmati sekarang, tetapi bisa dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur juga membuka lapangan kerja kepada para pelaku industri konstruksi, termasuk tenaga kerja yang terlibat.

“Selain itu juga memberi kesempatan kerja yang luas bagi para pelaku dan pekerja industri konstruksi. Di dalamnya melekat tanggung jawab berat untuk kita bersama,” ujar Jokowi.

Dalam acara itu, dilakukan pula penyerahan sertifikat kompetensi kepada 10.000 tenaga kerja konstruksi se-Indonesia.

Presiden menilai tenaga kerja konstruksi yang sudah disertifikasi memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu sekalian (pekerja konstruksi) karena tanpa kalian program besar infrastruktur tidak akan berjalan,” imbuhnya.

Dia memberikan apresiasi tinggi kepada para pekerja konstruksi yang terlibat langsung di lapangan untuk mengerjakan pembangunan infrastruktur, terutama di lokasi yang sulit secara geografis.

“Saya mengapresiasi kontribusi saudara-saudara sebagai pelaku di lapangan, apalagi yang bekerja di daerah terisolir, pulau terpencil, dan daerah pinggiran. Itu sangat berat, saya berikan jempol,” kata Jokowi.

Dia pun menyambut baik program percepatan sertifikasi pekerja konstruksi dan meminta agar pada tahun mendatang program ini semakin ditambah secara kuantitas dan kualitas.

“Saya minta tahun depan bisa diperluas dan diperbanyak dengan harapan produktivitas dan kualitas infrastruktur bisa ditingkatkan dengan baik dan signifikan,” pungkasnya.

Pameran Konstruksi Indonesia dan Indonesia Infrastructure Week 2018 digelar pada 31 Oktober sampai 2 November 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Perhelatan ini untuk membantu peningkatan kemampuan para pelaku industri konstruksi. Pesertanya adalah perusahaan internasional dari berbagai negara yang juga menampilkan aneka produk inovatif di bidang konstruksi.

Di samping itu, ada pula sejumlah seminar, pertemuan bisnis dan bilateral, serta penandatanganan nota kesepahaman antar-negara mengenai pengembangan sumber daya manusia. kompas.com

Berita Terkait

Author: DPD PDI PERJUANGAN JABAR

SITUS RESMI DPD PDI PERJUANGAN JAWA BARAT

Leave a Reply