875 Views

Tiru Jepang, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri Minta Pendidikan Sadar Bencana Masuk Kurikulum

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri melepas bantuan tahap kedua untuk korban gempa dan tsunami Sulteng di Kantor DPP PDI Perjuangan.

Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri meminta masyarakat agar memiliki kewaspadaan dini terhadap bencana. Dia juga meminta agar sistem peringatan dini atau early warning system dapat difungsikan dengan optimal oleh lembaga terkait.

“Kita manusia yang diberi pikiran, sehingga harus cari cara bagaimana agar ini bisa dihadapi. Makanya harus ada early warning system,” tegas Ibu Ketua Umum saat pelepasan bantuan tahap ke dua untuk Sulawesi Tengah di DPP PDI Perjuangan Lenteng Agung, Jakarta, Senin (8/10).

Presiden kelima RI ini juga menjelaskan tentang gejala-gejala sebelum bencana. Sebagai contoh, burung-burung laut ketika tsunami mau datang beterbangan ke darat. “Itu satu indikasi. Kalau tak percaya tanya yang berpengetahuan,” tuturnya.

Bahkan, Beliau mengkhawatirkan wilayah DKI Jakarta pun tak serta-merta aman dari bencana. Apalagi letak Jakarta tak jauh dari Selat Sunda tempat Gunung Krakatau dan Rakata yang dikenal aktif.

Selain itu, Jakarta juga punya banyak gedung tinggi. Dia mengharapkan bangunan pencakar langit di Jakarta juga punya sistem antigempa. “Apakah mereka punya sistem antigempa, saya tak tahu. Mudah-mudahan sudah,” harapnya.

Beliau lantas mencontohkan Jepang yang mengajarkan kewaspadaan bencana kepada rakyatnya sejak masih usia dini. Hal itu pula yang perlu dicontoh karena Indonesia juga rawan bencana.

Untuk itu, Beliau mengharapkan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) memasukkan kewapadaan dini terhadap bencana dalam kurikulum pelajaran sekolah. “Anak-anak di sekolah harus disadarkan dia hidup di negara yang rentan gempa dan letusan gunung berapi,” ucapnya. Gatra.com

Berita Terkait

Author: DPD PDI PERJUANGAN JABAR

SITUS RESMI DPD PDI PERJUANGAN JAWA BARAT

Leave a Reply