242 Views

Elektabilitas Meningkat, Kang Hasan Terus Bergerak

Calon gubernur Jawa Barat (Jabar), Hasanuddin (Kang Hasan) menghormati setiap hasil survei terkait elektabilitas pasangan calon gubernur yang akan bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar nanti. Meski menurut sejumlah hasil survei elektabilitasnya meningkat, Kang Hasan tidak mau terlena dan akan terus bergerak untuk merebut simpati masyarakat.

 “Sekarang, menurut survei, (elektabilitas) saya meningkat tajam katanya. Alhamdulillah. Silakan saja. Itu kerjaan surveyor dan pengamat. Saya akan bergerak terus,” ujar Kang Hasan dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/5). Dirinya menegaskan, apa pun hasil survei, dia akan terus mendekati pemilih dan mendengar aspirasi rakyat.Dikatakan, selama lima bulan berkampanye, dirinya telah menyapa hampir seluruh unsur di 27 kabupaten/kota di Jabar. “Saya didukung ulama, kalangan pesantren, nelayan, pedagang, pengrajin, pedagang kaki lima, hingga buruh, Saya bersyukur mereka sangat membantu kami,” ujar pria yang pernah menjadi pengawal Presiden KH Abdurrahmann Wahid (Gus Dur) itu.

Kang Hasan juga mengapresiasi kerja kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), terutama di Jabar. Mesin partai, mulai dari DPD, DPC, PAC, ranting, dan Pengurus Anak Ranting bergerak bersama dan solid untuk mengkampanyekan kemenangan dirinya dan partai yang dipimpin Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri itu.

Sementara, Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Obstar Sinaga menyebutkan, kenaikan elektabilitas Kang Hasan dan pasangannya, Anton Charliyan (Kang Anton), karena pasangan Hasanah telah bekerja keras untuk merebut simpati masyarakat Jabar. Selama lima bulan ini, ujarnya, pasangan Hasanah terus mensosialisasikan gagasan atau program kepada warga Jabar secara simultan dan masif.

Hasil kerja nyata itu yang ditangkap oleh hasil survei. Warga Jabar yang merasakan masih banyak persoalan yang harus mereka hadapi, secara rasional tahu siapa pemimpin yang harus dipilih nanti. Mereka tentu mencari pemimpin yang memiliki solusi atas berbagai persoalan itu.

Berdasarkan survei yang dilakukan Ilma Research and Consulting beberapa waktu lalu, elektabilitas pasangan Hasanah mencapai 19,5%. Menurut Obstar, hasil survei tersebut belum bisa dijadikan patokan bagi kemenangan pasangan Hasanah karena masih kalah dari pasangan lain.

Namun, kata dia, peluang untuk menang tu masih ada, karena pemilih yang belum menentukan sikap masih cukup besar. Dia menyarankan agar pasangan Hasanah melakukan cara-cara yang di luar kebiasaan untuk menarik simpati pemilih.

Author: DPD PDI PERJUANGAN JABAR

SITUS RESMI DPD PDI PERJUANGAN JAWA BARAT

Leave a Reply