130 Views

Jadikan Keberagaman sebagai Kekuatan Membangun Tanah Pasundan

Jawa Barat bukan hanya milik masyarakat yang berasal dari satu kelompok atau golongan saja, tetapi juga diisi berbagai suku, ras, maupun agama. Untuk itu, pemimpin di Tanah Pasundan harus mampu merangkul dan menyatukan keberagaman tersebut menjadi sebuah kekuatan untuk membangun daerah.

Hal tersebut, disampaikan calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2, Hasanuddin (Kang Hasan) saat menghadiri acara Pentas Seni dan Budaya Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) di GOR C-Tra, Kota Bandung, Sabtu (28/4) malam.

Kang Hasan mengatakan, dirinya akan senantiasa menjaga kebinekaan di Jawa Barat dengan memperkuat toleransi terhadap tatanan masyarakat yang berbeda suku, gologan, agama, adat, maupun perbedaan pandangan. Menurutnya, kebergaman tersebut, merupakan karakter penting dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang harus terus dijaga sebagai simbol kekuatan bangsa.

“Selama 33 tahun saya mengabdi menjaga NKRI dan menjaga pluralisme. Saya akan mempertaruhkan hidup demi menjaga pluralisme dan persaudaraan kita, karena pada hakikatnya bangsa Indonesia adalah satu kesatuan,” ujar purnawirawan jenderal TNI AD itu di hadapan ribuan masyarakat NTT di Jawa Barat.

Pria yang juga pernah bertugas di NTT tersebut juga mengungkapkan rasa bangga sekaligus terharu bisa kembali berkumpul bersama masyarakat NTT yang ada di Jawa Barat. Seni dan budaya NTT, lanjut Kang Hasan, merupakan salah satu identitas dan karakter bangsa Indonesia yang tidak boleh hilang dan harus tetap dilestarikan.

Menurut mantan anggota Komisi I DPR itu, Indonesia tidak akan lengkap tanpa kehadiran masyarakat NTT. “Indonesia bukan Indonesia lagi tanpa budaya dan seni NTT. Saya yakin karakter itu akan terus dibawa oleh masyarakat NTT di mana pun berada, termasuk di Jawa Barat,” katanya.

Pada acara itu Kang Hasan disambut dengan tarian Hedung atau tarian perang yang biasa dilakukan untuk menyambut tamu. Dia juga disematkan selendang tenun khas Maumere. Ketua penyelenggara kegiatan, Rafael Bao Aman mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai ajang berkumpul masyarakat NTT yang tinggal di Jawa Barat, khususnya di wilayah Bandung Raya.

Pementasan seni dan budaya, tuturnya, merupakan salah satu upaya untuk melestarikan kebudayaan NTT serta hiburan bagi masyarakat Jawa Barat. “Bagi kami, kegiatan ini sebagai ajang mengumpulkan masyarakat NTT untuk menjalin kedekatan dan kekeluargaan antara masyarakat perantauan NTT di Jawa Barat,” ujarnya.

Rafael mengapresiasi visi Kang Hasan tentang kebinekaan Indonesia. Dia berharap pemimpin Jawa Barat mendatang memiliki pandangan luas tentang NKRI. Acara tersebut dihadiri pula Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi, dan calon wakil wali kota Bandung Aries Supriatna.

Berita Terkait

Author: DPD PDI PERJUANGAN JABAR

SITUS RESMI DPD PDI PERJUANGAN JAWA BARAT

Leave a Reply