6943 Views

Abdy Yuhana : Menang Survei, Jangan Gumasep

thumb_326310_03164820022017_abdySekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Abdy Yuhana menilai tingginya hasil survei ataupun elektabilitas figur seseorang tidak  menjamin akan memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Barat 2108 mendatang.

Menurutnya, masih banyak faktor yang menentukan seseorang menjadi pemenang pilkada.

“Faktor survei tidak bisa menjadi tolak ukur atau jaminan memenangkan pilkada,” kata Abdy di Kantor DPD PDI Perjuangan Jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung, Senin(20/2).

Dikatakannya beberapa faktor yang menjadi penentu memenangkan pilkada diantaranya strategi yang tepat, karakter pemilih serta mesin politik yang mampu bekerja mendongkrak kemenangan.

Menurut Abdy, figur memang merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan seluruh partai politik. Namun faktor lainnya juga harus diperhatikan bukan sekedar penampilan fisik dan elektabilitas yang tinggi.

” Jadi jangan gumasep (sok ganteng, red) bila menang dalam survei,” cetusnya.

Sebelumnya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil disebut-sebut memiliki elektabilitas tertinggi untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat. Dari hasil survei Indonesia Strategic Institute (Instrat) terdapat tiga nama favorit yakni Ridwan Kamil, Dedi Mizwar yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Dalam survei tersebut, Ridwan Kamil memiliki elektabilitas tertinggi bila mencalonkan diri bakal calon Gubernur Jawa Barat yakni 35,1 persen. Kemudian menyusul Deddy Mizwar 17,4 persen dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di posisi ketiga dengan 10,9 persen.

Berdasarkan hasil survei, kelayakan ketiga tokoh itu, Ridwan  Kamil dianggap layak dengan 58,9 persen. Sedangkan Deddy Mizwar dengan angka 53,8 persen serta Dedi Mulyadi 38,7 persen. RMOLJABAR

Author: DPD PDI PERJUANGAN JABAR

SITUS RESMI DPD PDI PERJUANGAN JAWA BARAT

Leave a Reply