2072 Views

PDI Perjuangan Optimistis Menangkan 3 Pilkada Serentak di Jabar

Ahmad Dhani

JAWA Barat akan menggelar tiga Pilkada Serentak pada 2017 mendatang yakni di Kota Cimahi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Tasikmlaya.

DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat optimis, bisa meraih kemenangan di tiga pesta demokrasi tersebut.

Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat, Abdy Yuhana mengatakan, pada pilkada 2017 DPD PDIP Jawa Barat mengusung 3 kader terbaiknya untuk berkompetisi.

Di Pilkada Kota Cimahi, pihaknya mendorong Ajay Muhamad Priyatna-Ngatiyana. Sedangkan Meilina Kartika Kadir dan Abdul Kholi diusung pada Pilkada Kab. Bekasi dan Dicky Chandra-Denny Rhomdony di Pilkada Kota Tasikmlaya.

“Kita sangat optimis kader yang kita dorong memiliki potensi yang besar untuk meraih kemenangan,” jelas Abdy kepada wartawan usai Rapat Koordinasi Internal di kantor DPD PDIP Jabar Jln. Pelajar Pejuang Bandung, Minggu (13/11/2016).

Optimisme tinggi itu, terlihat dari tren elektabilitas dan popularitas kader yang terus meningkat. Bahkan para kader pun banyak mendapat perhatian dari masyarakat.

“Kita akan kembali lakukan survei di 27 kabupaten kota, untuk memastikan potensi kemenangan. Karena sejauh ini, baik di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Bekasi maupun Kota Cimahi, tren suara mengalami peningkatan cukup bagus. Kader kita banyak diminati masyarakat. Sehingga kita makin optimis bisa memenangkan di ketiga daerah tersebut,” katanya.

Ia mencontohkan, Dicky Chandra sangat dikenal oleh masyarakat Kota Tasikmlaya. Bahkan hingga saat ini, ada sekitr 200 elemen masyarakat yang meminta agar Dicky Chandra bisa berkunjung ke daerah tersebut.

“Sudah hampir 200 lebih elemen masyarakat yang mengundang. Jadi muncul partisipasi dari masyarakat, untuk mengundang Dicky Chandra. Tentunya popularitas Dicky Chandra sangat mempengaruhi. Ini bukan mobilisasi partai tapi partisipasi masyarakat. Faktor Dicky chandra sangat kuat dan konsep yang ditawarkan pun sangat diminati masyarakat,” ujarnya.

Begitu juga dengan di Cimahi, suara pasangan Ajay dan Ngatiyana terus meningkat. Hal itu disebabkan, kerjasama para kader yang turun secara optimal di lapangan.

“Konsep gotong royong partai sudah mulai turun, secara bersama sama. Trendnya naik, di kota cimahi sama, kita kemarin koordinasi, hasilnya tren pasangan ajay dan athiana naik,” ungkapnya.

Hal yang sama juga terjadi di Kabupaten Bekasi. potensi suara untuk Meilina di Bekasi terus mengalami peningkatan signifikan. Apalagi, Meilina sangat rajin blusukan ke masyarakat.

“Meilina sangat rajIn memenuhi undangan masyarakat. Responnya sangat bagus, selain itu karena di sana 8 kursi tinggal menambah beberapa persen bisa menang di bekasi,” terangnya.

Abdy menambahkan, dinamika politik saat ini memang cukup ketat. Namun, persoalan SARA tidak tepat dimunculkan dalam pilkada.

“Sebagaimana disampaikan ketua umum, PDIP merasa persoalan SARA tidak tepat dimunculkan dalam Pilkada. Karena kita menjungjung tinggi bhineka dan keragaman. Kita akan meminimalisasi persoalan yang terkait SARA. Persoalan SARA sudah selesai dan tidak perlu dijadikan komoditas dan dipolitisasi. Itu tidak baik bagi bangsa ini,” tegasnya. GALAMEDIANEWS

Author: DPD PDI PERJUANGAN JABAR

SITUS RESMI DPD PDI PERJUANGAN JAWA BARAT

Leave a Reply