1669 Views

Bejo Kasiyono, : Pertahankan Cabang Pelopor Dengan Kerja-kerja Ideologi

13214785_250742188648740_1620775774_oPDIPERJUANGAN-JABAR.COM – Terkait dengan palebalen Cabang Pelopor, Wakil Ketua Bidang Buruh, Tani dan Nelayan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Bejo Kasiyono, menekankan perlunya melakukan inventarisasi kebutuhan rakyat. “Semuanya harus diupayakan terinventarisasi,” tegas Bejo saat ditemui di ruang Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab. Cirebon, Rabu (11/05).

Politisi asal Desa Wanayasa Kec. Beber ini dengan tegas menyatakan pentingnya penanaman ideologi partai dan diwujudkan dalam bentuk sikap. “Kembangkan positif thingking, wujudkan Semangat Saling dalam keberagaman: Saling Menghormati, Saling Mendukung, Saling Mengingatkan dan Saling lainnya. Pertahankan predikat cabang pelopor dengan kerja-kerja ideologi” ungkap anggota dewan dua periode ini seraya menyebut soliditas harus dijunjung tinggi sebagai modal partai.

Bejo juga mengingatkan agar para petugas partai memahami urgensi kerja-kerja ideologi. Menurutnya, kerja ideologi tak bisa ditawar lagi. Para petugas partai, sambung Bejo, harus siap dikritisi, tentunya dengan kritik yang membangun dan produktif. “Esensinya adalah implementasi kerja-kerja ideologi. Misalnya di sektor perburuhan, kita konsisten membangun komunikasi dengan organisasi buruh, kalangan investor dan dinas terkiat” papar Bejo Kasiyono seraya menambahkan, pihaknya juga berupaya menstimulasi peningkatan SDM para buruh.

“Hal ini dikarenakan adanya kompetisi dalam kompetensi sertifikasi, itu ketentuan MEA yang perlu diketahui para buruh,” katanya. Sementara kepada kalangan pengusaha, lanjut Bejo, ia terus membangun jaringan misalnya terkait dengan penerimaan pekerja. “Intinya, kita berupaya konsisten membangun hubungan industrial yang sehat,”ujar Bejo. Di sektor pertanian, Bejo memaparkan, rujukan yang dijadikan pedoman adalah kebijakan nasional kedaulatan pangan, yang diawali dengan perlindungan lahan-lahan produktif.

“Tentunya dengan payung hukum yang jelas. Kita tahu, bahwa industri banyak menggerus lahan-lahan pertanian produktif. Di samping itu, perlu pula sosialisasi tentang perlunya intensifikasi terpadu” ungkap legislator yang juga Bendahara Umum DPP MSP sambil menerangkan proses intensifikasi dari mulai pemilihan benih unggul, cara tanam modern, pengolahan lahan, irigasi dan lainnya.

Menyoal rentannya kehidupan para nelayan terhadap masalah sosial dan ekonomi, mendapat perhatian serius pria bersahaja ini. Ia mencontohkan, banyak para nelayan kita yang menganggap pendidikan bagi anak-anak mereka itu tak penting. “Kita harus memutus mata rantai cara berfikir yang salah itu. Pendidikan anak-anak nelayan harus lebih diperhatikan. Perlu pula diperhatikan pemberdayaan koperasi-koperasi nelayan dan stabilisasi harga hasil tangkapan, ” pungkas Bejo Kasiyono.

Berita Terkait

Author: DPD PDI PERJUANGAN JABAR

SITUS RESMI DPD PDI PERJUANGAN JAWA BARAT

Leave a Reply