1021 Views

Drs. H. Sunjaya Purwadi Sastra, MM, M.Si : KOMITMEN SAYA, 20 KURSI DI PILEG 2019

kajiPDIPERJUANGAN-JABAR.COM – Jika ada yang menyebut hubungan tak harmonis terjadi antara  Ketua DPC  PDI PERJUANGAN Kabupaten Cirebon yang juga Ketua DPRD setempat, H.Mustofa, SH dengan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu yang kini menjabat Bupati Cirebon, Drs. H. Sunjaya Purwadi Sastra, MM, M.Si, maka hal itu hanyalah isapan jempol.

Tidak hanya bantahan dari keduanya yang menepis isu tersebut, tetapi juga indikasi keduanya tetap harmonis tampak di setiap momen, baik dalam konteks pemerintahan maupun kepartaian.

“Pak Mustofa orang baik. Hubungan saya dengan beliau juga baik, nggak ada masalah. Kami selalu bekerjasama, dalam hal penyelenggaraan pemerintahan bersinergi. Dalam hal kepartaian juga baik, saya sering membantu kegiatan-kegiatan partai kok, dan itu merupakan konsekuensi dari seorang kader partai,” papar  Sunjaya.

Bagi Mustofa pun tak berbeda. Sebagai pucuk pimpinan partai di level DPC, ia berkomitmen untuk senantiasa menstimulasi potensi pengurus sehingga dapat bersinergi, baik dengan kader yang duduk di top berokrasi maupun dengan kepengurusan di tingkat bawah.  Dalam konteks ini, langkah-langkah adaptatif terhadap pelbagai kebijakan Pemerintah Daerah acapkali ia lakukan.

“Bagi saya, sedikitpun tidak merasa tersaingi jika ada pengurus partai menunjukkan kinerja maksimal sebagai petugas partai. Saya malah senang, karena akan menjaga eksistensi partai,” ungkap Jimus (sapaan
akrab H. Mustofa, SH).

Jelas sudah,  kedua petinggi partai ini ternyata mempunyai misi yang sama dalam membangun kebesaran partai. Jimus dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPC,   berkomitmen membangun jaringan yang kokoh hingga ke akar rumput, yang dibuktikan dengan terpenuhinya struktur partai hingga ke level Anak Ranting, maka Sunjaya pun setali tiga uang.

Bahkan dalam diskusi dengan Media Perjuangan, Sabtu Malam (02/04), Sunjaya berkali-kali menyatakan komitmennya, berupaya sekuat tenaga untuk lebih membumikan PDI Perjuangan di Kabupaten Cirebon.
“Anda pasti tahu sikap seorang prajurit. Sekali masuk, sampai kapanpun tidak akan keluar. Bahkan kalau saat Pilkada tidak mendapat rekomendasi pun, saya tetap konsisten di PDI Perjuangan,” tegas Sunjaya.

Dikatakan, dalam kapasitasnya sebagai Bupati, ia tidak hanya berpotensi menjaring suara dari kalangan marhaenis.  Tetapi berpeluang kuat melakukan ekspansi dalam merengkuh suara dari warga non marhaenis dan massa mengambang yang jumlahnya jauh lebih besar.

“ Dalam hitungan saya, dari total perolehan suara PDI Perjuangan, suara dari kalangan pemilih marhenis berkisar 40 hingga 50 persen” ungkap  ayah empat anak (Satria Robi Saputra, Sela Syahvira Amalia, Resyan Prima Hanjaya dan Ramadani Syahputra) dari buah perkawinannya dengan Nyonya Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE.

Dengan pelbagai program pembangunan daerah yang telah dilakukannya selama ini, papar Sunjaya, ia berkeyakinan suara partai pada Pemilu Legislatif 2019 mendatang akan terdongkrak.

“Saya berkomitmen, 2019 suara PDI Perjuangan di Kabupaten Cirebon meningkat secara signifikan, dan kursi di legislatif  bisa mencapai minimal 20,” ungkap alumni SD Negeri Beberan, SMP Negeri Palimanan dan MAN Babakan Ciwaringin ini seraya meminta pengertian jajaran pengurus partai terkait kapasitasnya  sebagai Bupati yang  waktunya banyak dihabiskan untuk mengurus pemerintahan dan masyarakat secara keseluruhan.

“Dalam kapasitas sebagai pimpinan daerah, seorang Bupati itu adalah pembina Partai Politik dan Ormas. Jadi kalau menghadiri acara partai lain atau Ormas tertentu, seringkali diberikan  dan memakai pakaian atau atribut  lain, bukan berarti pindah partai,”  papar purnawirawan TNI berpangkat Kolonel ini seraya memastikan; sebagai kader, ia pasti loyal terhadap partai.

Saat ditanya kiat-kiatnya dalam upaya menjaga eksistensi dan mendongkrak suara partai, alumni STIA YAPPAN yang menyandang gelar Master Managemen dari STIE Jakarta dan Master Sains dari UI Jakarta menandaskan, ia akan memanfaatkan jaringan yang telah dibangunnya selama ini, baik di lingkup birokrasi maupun sosial kemasyarakatan.

“ Anda pasti paham, jaringan seorang Bupati itu seperti apa. Dan saya akan manfaatkan itu untuk kebesaran partai,” katanya. Kendati demikian, Sunjaya berharap, dalam penentuan para calon pada Pemilu Legislatif  nanti, DPC harus benar-benar melakukan penjaringan yang komprehensif.  “Harus selektif memilih caleg.

Pilihlah orang-orang yang serius dan berkemampuan baik dalam hal bersosialisasi dengan masyarakat maupun kemampuan di persoalan finansial,” pungkasnya.** (suyana syafe’imedia centre)

Author: DPD PDI PERJUANGAN JABAR

SITUS RESMI DPD PDI PERJUANGAN JAWA BARAT

One Response to "Drs. H. Sunjaya Purwadi Sastra, MM, M.Si : KOMITMEN SAYA, 20 KURSI DI PILEG 2019"

  1. bung suy Posted on 01/17/2017 at 10:09 am

    MANTAP..

Leave a Reply